
Memanfaatkan waktu selama kegiatan Syiar Santri Anak Negeri di dusun Daraman, 12 santri dari MAN PK (Program Keagamaan) MAN 1 Yogyakarta memberikan penguatan materi tentang puasa Ramadan bagi para siswa MI Sananul Ula. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 23-25 Februari 2026 dengan sasaran siswa kelas 1, 2, dan 3.
Materi disampaikan melalui gaya dan obrolan ringan dengan diselingi fun games menarik, membuat anak-anak ceria dan tetap fokus meskipun sedang berpuasa. Materi yang disampaikan antara lain; Apa itu puasa, bagaimana syarat dan rukunnya, apa saja yang membatalkannya serta apa tujuan dan manfaatnya. Hal itu penting sebagai bekal awal para siswa melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Syifa ‘Aqila Susanto, ketua kelompok santri MAN PK di dusun Daraman menyampaikan bahwa nama kegiatan tahun ini adalah Syiar Santri Anak Negeri 2026 dengan tujuan kegiatan untuk mempererat silaturrahim dan ukhuwah Islamiyah antar para santri dan masyarakat, menumbuhkan kepedulian sosial para santri pada lingkungan dan masyarakat, serta untuk melatih santri agar menjadi agen perubahan dengan menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Ridwan, SE. selaku Kepala MI Sananul Ula, di hari terakhir kegiatan menyampaikan rasa terimakasih atas program yang telah dilaksanakan, menurutnya kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang berbeda dan berharga bagi para siswa madrasah.
Di waktu dan tempat yang terpisah, kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. saat acara penutupan dan penarikan kegiatan Syiar Santri Anak Negeri 2026 di Masjid Al Asyhar Kwasen, pada hari Kamis, 26 Februari 2026 mengungkapkan terimakasih kepada masyarakat Srimartani dan khususnya yang menjadi sasaran kegiatan syiar santri 2026.
“Semoga program ini dapat memberikan manfaat, dan kerjasama ini bisa terus berlangsung di tahun-tahun yang akan datang.” Ungkap Edi. [Rid]






