
MI Sananul Ula Daraman menerima kunjungan dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul dalam rangka sosialisasi keselamatan dari api/kebakaran. Agus Triharyanto, Kepala Sektor BPBD Kapanewon Piyungan menjelaskan tujuan utama BPBD adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta mengurangi risiko dan dampak bencana di daerah. (Kamis, 12/2/2026)
Dalam sosialisasi ini, tim BPBD yang terdiri dari Agus Triharyanto, Aris Munandar, Wakhid Sumarsono, dan M. Fajar Setiawan bergantian memaparkan materi tentang penyebab kebakaran, cara pencegahan, dan tindakan yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran. Mereka juga menjelaskan tentang atribut keselamatan yang biasa mereka pakai, cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan melakukan simulasi evakuasi.
“Saat kalian melihat ada kebakaran, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan jangan panik, panggil bantuan, evakuasi diri, dan sebisa mungkin lakukan hal yang bisa mencegah api menyebar.” Jelas Fajar Sertiawan, tim BPBD pada para siswa.
“Sosialisasi ini sangat penting bagi kami, untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan semua warga madrasah dalam menghadapi kebakaran, karena kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,” kata Ridwan, SE., Kepala MI Sananul Ula.
“Kami berharap siswa dan guru dapat memahami dan mempraktikkan cara-cara keselamatan dari api/kebakaran yang disampaikan oleh tim BPBD,” sambungnya.
Seluruh guru dan siswa MI Sananul Ula terlihat antusias dan serius dalam mengikuti sosialisasi ini. Mereka juga aktif bertanya dan mempraktikkan cara menggunakan APAR, memadamkan api dengan perlengkapan sederhana dan melakukan evakuasi.
“Terima kasih kepada BPBD Kabupaten Bantul atas sosialisasi ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran.” Ucap Alfianto Ari Nugroho, salah saorang guru MI Sananul Ula. [Heni]





