
Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, MI Sananul Ula menggelar rangkaian kegiatan pada Sabtu, 06 September 2025. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus meriah diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru serta wali murid.
Rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw diantaranya, kegiatan Shalawat Al-Barjanzi, Market Day dan Kembul Bareng GTK.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB, sebelum di lakukan pembacaan kitab al-barjanzi terlebih dahulu diisi dengan tanya jawab seputar kisah kehidupan Rasulullah SAW. Siswa sangat antusias menjawab dan mendengarkan penjelasan singkat tentang kisah Rasulullah SAW. Pukul 08.00-09.00 WIB dilanjutkan dengan pembacaan kitab Al-Barjanzi dan Shalawat secara bersama-sama bertempat di masjid Nawwal Muttaqien. Kegiatan Shalawat Al-Barjanzi dipimpin pengasuh pondok pesantren Sananul Ula, ustadz Tri Haryanto dan ustadz Hamam Nasirudin. Kegiatan Dzibaan ini berjalan dengan khidmat, Siswa-siswi bershalawat dengan penuh semangat dan menikmati setiap bait demi bait Al-barjanzi. Pembacaan Al-barjanzi ditutup dengan Mahalul Qiyam dan do’a.
Kepala Madrasah MI Sananul Ula, Ridwan, S.E dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebatas seremonial, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan Market Day pada pukul 09.00-10.00 WIB di halaman madrasah. Para siswa bersemangat jajan yang dijual oleh perwakilan POT( Paguyuban Orang Tua) dari masing- masing kelas. Stand yang berjualan berjumlah 19 stand, sesuai dengan jumlah rombel. Jenis dagangan yang dijajakan berupa makanan dan minuman seharga Rp. 1.000, sampai Rp. 3.000.-.
Puncak kegiatan ditutup dengan kumpul kembul bareng, yaitu makan bersama yang diikuti seluruh GTK yang ada di MI Sananul Ula. Kebersamaan ini menciptakan suasana hangat penuh kekeluargaan, sekaligus menumbuhkan rasa Syukur atas nikmat Allah SWT.
Acara ini menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MI Sananul Ula tidak sekedar seremonial, tetapi sarat makna, edukasi, dan kebersamaan. [NH]






