
Bantul (MI Sananul Ula Daraman) – Tahun ajaran baru 2026/2027 telah tiba, kesibukan dunia pendidikan tidak hanya milik murid baru yang harus menyiapkan segala perlengkapan sekolah, atau harus beradaptasi lewat masa ta’aruf dan orientasi. Dibalik layar, para pendidik dan tenaga kependidikan tidak kalah sibuknya, harus bergerak cepat, berkoordinasi untuk memastikan setiap langkah dan program berjalan dengan baik, memberi manfaat bagi peserta didik dan kemajuan madrasah.
Atas dasar inilah, MI Sananul Ula Daraman menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026 bertempat di Aula pesantren dan diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan langkah, menguatkan semangat dan mensinergikan segala pontensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama yang telah disepakati saat rapat kerja beberapa waktu sebelumnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Ridwan, SE dan didampingi para koordinator bidang yang ada di madrasah. Dalam sambutannya Kepala Madrasah menyampaikan pentingnya menjaga semangat bersama dalam upaya mencapai visi dan misi madrasah. Segala potensi yang ada harus disinergikan untuk melahirkan kekuatan nyata dengan langkah yang sama dalam mengemban amanah mewujudkan madrasah yang unggul dan terpercaya.
Di akhir kegiatan ini juga dilaporkan pelaksanaan dua kegiatan penting madrasah yang belum lama dilaksanakan, yaitu kegiatan Haflah Akhirussanah dan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM). Masing-masing ketua panitia, melaporkan bahwa kedua kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, meskipun dari hasil evaluasi terdapat beberapa catatan, namun tidak mengurangi kesuksesan penyelenggaraannya. Selaku Kepala Madrasah, Ridwan, SE mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, yang telah bekerja dengan semangat, mencurahkan waktu, tenaga dan pikirannya demi suksesnya kedua kegiatan tersebut. Seiring telah berakhirnya kegiatan diatas, yang ditandai dengan laporan pertanggungjawaban, baik secara lisan maupun tertulis maka, Kepala Madrasah membubarkan kepanitiaan yang ada, dan jika ada hal-hal yang belum terselesaikan maka akan menjadi tanggungjawab madrasah. [RID]






